HIPOTESIS   Leave a comment

Pengertian Hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang kebenarannya harus diuji secara empiris. Hipotesis menyatakan hubunganapa yang kita cari atau ingin kita pelajari. Hipotesis adalah keterangansementara dari hubungan fenomena-fenomena yang kompleks. Oleh karena itu,perumusan hipotesis menjadi sangat penting dalam sebuah penelitian.Peneliti harus selalu bersikap terbuka terhadap fakta dan kesimpulanterdahulu baik yang memperkuat maupun yang bertentangan denganprediksinya. Jadi, dalam hal ini telaah teoritik dan temuan penelitian yang relevan berfungsi menjelaskan permasalahan dan menegakkan prediksi akan jawabanterhadap pertanyaan-pertanyaan penelitian.

 

Ciri hipotesis yang baik

Perumusan hipotesis yang baik dan benar harus memenuhi ciri-cirisebagai berikut:

  1. Hipotesis harus dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataandeklaratif, bukan kalimat pertanyaan.

  2. Hipotesis berisi penyataan mengenai hubungan antar paling sedikitdua variabel penelitian.

  3. Hipotesis harus sesuai dengan fakta dan dapat menerangkan fakta.

  4. Hipotesis harus dapat diuji (testable. Hipotesis dapat duji secaraspesifik menunjukkan bagaimana variabel-variabel penelitian itudiukur dan bagaimana prediksi hubungan atau pengaruh antar variabel termaksud.

  5. Hipotesis harus sederhana (spesifik) dan terbatas, agar tidak terjadi kesalahpahaman pengertian.

     

Macam-Macam Hipotesis

Ada 3 macam hipotesis :

1. Hipotesis Deskriftif : dirumuskan untuk menentukan titik peluang, atau

dirumuskan untuk menjawab pertanyaan taksiran/estimatif; Tidak membandingkan; Disiplin kerja pegawai Fak. Teknik Untan sangat tinggi; Yang menjadi estimasi adalah : sangat tinggi.

2. Hipotesis Komparatif : memberi jawaban terhadap permasalahan yang bersifat membedakan; Ada perbedaan daya ikat antara Semen Tiga Roda dengan Semen Padang.

3. Hipotesis Asosiatif : memberi jawaban pada permasalahan yang bersifat hubungan.

 

Menurut sifat hubungannya, ada tiga jenis hipotesis penelitian (Ha) :

1) Hipotesis hubungan simentris : Hubungan bersifat kebersamaan antara dua variabel atau lebih, tapi tidak menunjukkan sebab akibat; Ada hubungan antara banyaknya mengikuti perkuliahan dengan nilai akhir mahasiswa.

2) Hipotesis hubungan sebab akibat (kausal) : menyatakan hubungan yang saling mempengaruhi antara dua variabel atau lebih : Disiplin pegawai yang tinggi berpengaruh positif terhadap produktifitas kerja.

3) Hipotesis hubungan interaktif : menyatakan hubungan antara dua variabel atau lebih bersifat saling mempengaruhi; Terdapat pengaruh timbal balik antar kenaikan pangkat dengan tersedianya jabatan.

SUMBER :

http://id.scribd.com/doc/66367492/Pengertian-hipotesis

http://belajarandsekolah.blogspot.com/2012/07/pemahaman-dan-arti-tentang-hipotesis.html

Posted November 12, 2012 by yuyunchelsea in TUGAS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: